Pendirian PT Standar

Syarat Pendirian PT Standar

  • Nama PT
  • Alamat kedudukan PT
  • Identitas pendiri & pemegang saham (NPWP, KTP)
  • Nomor telp & email pendiri & pemegang saham
  • Jumlah modal & saham
  • Struktur PT & pemegang saham
  • Presentase kepemilikan saham
  • Maksud dan tujuan PT

Mulai

5 Juta

Tutorial Pendirian PT

Aturan Penamaan PT

Pembuatan nama PT tidak boleh dilakukan sembarangan. Ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan dalam menentukan nama PT. Pemberian nama PT diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 43 Tahun 2011 tentang Tata Cara Pengajuan dan Pemakaian Nama (PP 43/2011). Penggunaan nama PT yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Warga Negara Indonesia harus menggunakan bahasa Indonesia. Selain itu, nama PT tidak boleh sama dengan PT lainnya dan tidak boleh sama atau mirip dengan dengan nama lembaga negara, pemerintahan, dan internasional. Selanjutnya, penamaan PT juga harus ditulis dengan huruf latin dan tidak boleh menggunakan huruf dan angka yang tidakmembentuksuatu kata.

Terkait Alamat Kedudukan PT

Alamat perusahaan dicatat dalam anggaran dasar dan harus sesuai dengan tempat kedudukan PT tersebut. Alamat kedudukan PT yang dicantumkan adalah kantor pusat dari PT tersebut. Apabila pada suatu hari terjadi perubahan alamat kedudukan PT pada anggaran dasar, maka perlu untuk mendapatkan persetujuan Menteri Hukum dan HAM.

Jika belum memiliki alamat PT, maka bisa menggunakan Virtual Office, namun harus dipastikan dulu usaha PT Anda bukan termasuk kegiatan usaha yang dilarang menggunakan Virtual Office.

Identitas Pendiri dan Pemegang Saham

PT harus didirikan oleh dua orang atau lebih dan mereka nantinya disebut sebagai pendiri PT. Mereka juga wajib untuk mengambil bagian saham ketika PT didirikan, sehingga pendiri PT sudah pasti menjadi pemegang saham dalam PT tersebut. Dalam akta notaris, identitas pendiri PT dan pemegang saham wajib dicantumkan. Identitas yang diperlukan adalah nama pendiri, nomor telepon, email pemegang saham, NPWP pendiri dan pemegang saham, serta KTP pendiri dan pemegang saham.

Jumlah Modal dan Saham

Modal diperlukan untuk mendirikan sebuah perusahaan. Dalam UU PT, dikenal 3 (tiga) jenis modal, yaitu modal dasar, modal ditempatkan, dan modal disetor. Modal dasar adalah keseluruhan nominal dari saham PT yang tercantum dalam Anggaran Dasar. Tidak ada jumlah minimum modal dasar, para pendiri berhak untuk menentukan dan menyepakati berapa besaran modal dasar perusahaan mereka.

Modal ditempatkan adalah saham yang telah diambil oleh pendiri atau pemegang saham. Saham tersebut ada yang sudah dibayar dan belum dibayar. Jumlah saham yang sudah dimiliki dan disanggupi pendiri untuk dilunasi tersebutlah yang disebut dengan modal ditempatkan. Minimal 25% dari modal dasar harus ditempatkan dan disetorkan dengan bukti penyetoran yang sah.

Jenis modal yang terakhir adalah modal disetor. Modal disetor merupakan modal yang sudah dimasukkan oleh pendiri atau pemegang saham sebagai pelunasan pembayaran saham yang dimilikinya. Jumlah modal disetor adalah minimal 25% dari modal dasar harus telah ditempatkan dan disetor saat pendirian PT.

Dalam akta pendirian PT, yang memuat Anggaran Dasar PT, harus mencantumkan berapa besaran modal dasar, modal ditempat, dan modal disetor. Jadi, sebelum mendirikan PT, pastikan dan sepakati dulu berapa modal yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan usaha Anda.

Persentase Kepemilikan Saham

PT didirikan oleh minimal dua orang dan pendiri PT tersebut sekaligus menjadi pemegang saham PT. UU PT tidak menetapkan ketentuan berapa minimal dan maksimal persentase kepemilikan saham para pemegang saham dalam suatu PT. Penting untuk menyertakan persentasi kepemilikan saham masing – masing pemegang saham ketika mendaftarkan PT Anda.

Maksud dan Tujuan PT

Dalam Anggaran Dasar PT, wajib dicantumkan maksud dan tujuan PT, sehingga dalam akta pendirian PT maksud dan tujuan PT juga harus dituliskan. Maksud dan tujuan PT perlu untuk dijelaskan untuk memberikan gambaran mengenai perizinan apa saja yang dibutuhkan oleh PT untuk melengkapi kelengkapan legalitas usahanya. Maksud dan tujuan PT tidak boleh bertentangan dengan ketentuan perundang – undangan, ketertiban umum, norma, dan kesusilaan yang berlaku.

Tahap Pengerjaan:

Catatan:

  1. Setelah pembayaran ter-verifikasi, anda diwajibkan untuk melengkapi form dan mengirimkan data yang diperlukan.
  2. Permohonan anda akan diproses sesuai kebutuhan oleh tim ahli sesuai bidangnya.
  3. Draft permohonan anda akan diproses dalam waktu paling lambat 3×24 jam sejak data dinyatakan lengkap.
  4. Pengguna diberikan kesempatan revisi 2x atas draft yang telah dikirimkan dengan ketentuan 1x revisi dibatasi waktu 1×24 jam.
  5. Berkas yang tidak diajukan revisi dalam waktu 2×24 jam dinyatakan telah final dan disetujui.
  6. Revisi akan dikerjakan kembali dengan hasil maksimalĀ  dikirimkan dalam waktu 3×24 jam oleh tim kami.
  7. Produk fisik (Akta Pendirian dan atau Perizinan) dikirimkan melalui alamat terdaftar, apabila surat asli sebagai pelengkap data telah kami terima.
  8. Segala biaya administrasi yang disepakati dalam layanan kami tidak termasuk biaya atas pengiriman-pengiriman surat-surat asli, dan hal tersebut dianggap disetujui oleh pengguna.